Tajuk : Ukhuwwah Sang Perantau.
Ciptaan : Hilal Asyraf.
Indah,
Dalam hidup dia mengalir,
Daripada keimanan dia terbina
Ukhuwwah, itulah namnya.
Di sini, bersama kami bersama,
Kongsi gembira di tanah jauh,
Jauh dari saudara dan keluarga,
Tetapi gembira... gembira kami gembira,
Kerana teman wujud di sisi kita.
Jangan, jangan dihilang jangan,
Ukhuwwah ini biar perpanjangan,
Hingga ke syurga nanti,
Kami berpimpinan tangan.
Di jendela ini ku menyaksikan keruntuhan bangsa menangisi hilangnya peribadi ummat Dan luntur luluhnya IMAN Di ulit kemewahan, diragut kepapaan
Di jendela ini Kuratapi kematian jiwa Hancur runtuh rumahtangga Terbiar terkapar anak-anak bangsa mengais secebis identiti menyudu kehormatan dan harga diri Dicelah runtuhan sebuah kehidupan.
Tiada lagi kebahagiaan pudar sudah lirikan senyuman Bila diri lupa jalan pulang pada Pemilik jiwa dan kehidupan
Tiada lagi kelapangan hati pada mahligai tersergam berdiri Apabila insan lupa diri Hidup sekadar nafsu nafsi
Tiada lagi kelazatan jiwa pada sajian hebat di meja kehidupan bila hati tak mengenal Pencipta Pemilik diri dan semesta alam
Maafkan guru mu anak-anak tercinta Lama ku berdiri di jendela lupa dirimu semakin dewasa nasihatku melimpah dalam bicara tapi tiada hikmah dalam kata-kata
Maafkan guru mu anak-anak tercinta terleka jiwa ku dijendela terlupa dirimu manusia biasa tidak suka dikongkong jasad dan jiwa
Hanya satu harapan dicita Dirimu terpelihara diluar sana Indah pekertimu menyeri dunia Membimbing manusia pada Pencipta